BAB II
TUJUAN PONDOK PESANTREN
A. JANGKA
PENDEK
Dengan
diadakannya pembinaan di Pondok Pesantren, diharapkan mampu memberikan
pendidikan akhlak serta kefahaman agama kepada Generasi Penerus yang pada saat
ini memasuki masa transisi dimana pada masa – masa ini gejolak perkembangan
emosionalnya perlu mendapat perhatian yang serius agar mereka tidak sampai
terjerumus dalam kemaksiatan dan kerusakan akhir zaman. Karena saat ini
pengaruh pergaulan bebas, narkoba dan juga hal – hal yang berbau porno mudah
kita jumpai disekitar kita. Sehingga apabila Generasi Penerus kita tidak
mempunyai benteng kefahaman yang kuat, akan sangat mudah terombang – ambing dan
terpengaruh pada kerusakan zaman tersebut.
Maka, dalam rangka membina Generasi Penerus tersebut memerlukan tempat
pembinaan yang memadai sehingga bisa memberikan hasil yang optimal. Diantaranya
adalah Ruang Belajar / kelas permanen yang dapat memberikan kenyamanan dalam
proses belajar mengajar. Kamar tidur yang layak dan memadai baik dari segi
estetika maupun kesehatan. Dan juga arena permainan bagi anak – anak mutlak
diperlukan mengingat saat ini mereka masih dalam masa – masa bermain.
Tetapi kondisi yang ada saat ini, sarana prasarana Pondok masih sangat
perlu ada pembenahan dan penambahan. Mengingat beberapa bangunan Pondok yang
ada, kondisinya perlu diperbaiki dan sebagian lagi harus dibongkar dan diganti
dengan bangunan baru demi keselamatan semua dikarenakan atap bangunan sudah
mulai rapuh. Beberapa bangunan yang kondisinya perlu di perbaiki antara lain :
1)
Kamar Guru
2)
Ruang UKP (Unit Kesehatan Pondok)
3)
Kamar mandi putra dan putri
4)
Kamar tidur Putra
5)
Dapur umum
6)
Kamar tidur Putri serta UKP putri.
Para pengurus sudah berupaya mencari terobosan – terobosan dana guna
menunjang hal tersebutdiatas. Tetapi sampai saat ini masih belum menghasilkan
dana sesuai dengan apa yang diharapkan. Maka melalui Proposal ini diharapkan
ada beberapa Donatur yang sudi menyisihkan sebagian harta untuk andil Jariyah
Pembangunan di Pondok. Sehingga apa yang sudah dicanangkan oleh para pengurus
untuk membina Generasi Penerus sejak dini (Usia Cabe Rawit) bisa terwujud
dengan hasil yang maksimal.





