Rabu, 30 Maret 2011
Rabu, 09 Maret 2011
TENTANG PONDOK CABE RAWIT BLITAR bagian 3
PonPes Anak-Anak Cabe Rawit 'NURSALAM" berjarak lebih kurang 25 Km dari Kediri, 20 Km dari Tulungagung dan 70 Km dari Malang. dan terletak di sebelah selatan pegunungan Srengat, atau lebih terkenal dengan Gunung Pegat. Bisa dikatakan PonPes Anak-Anak Cabe Rawit terletak di suatu tempat yang jauh dari perkotaan. Justru karena itulah sehingga menjadi tempat yang ideal untuk Pembinaan Anak-Anak usia Cabe Rawit ( Usia SD sampai SMP ). Karena udaranya masih bersih, lingkungan asri, jauh dari polusi dan hiruk pikuk kebisingan kota.
Bagi para tamu Pondok yang berasal dari luar daerah, bisa menyempatkan waktu datang ke makam Proklamator yang berjarak lebih kurang 12 Km arah timur. Makam Proklamator "Bung Karno" merupakan makam seorang tokoh besar yaitu Presiden pertama sekaligus Proklamator kemerdekaan negara Republik Indonesia. Makam ini terletak di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, sekitar 2 Km arah utara pusat Kota Blitar.
Makam ini didominasi oleh arsitektur "Joglo" Jawa Timuran dan dikombinasi gerbang candi Bentar. Selain bangunan utama yang berupa cungkup makam, juga dilengkapi dengan bangunan pendukung berupa Gapura Agung, Masjid dan Bangsal yang dapat membuat betah para pengunjung. Ada juga bangunan pelengkap lainnya yang terdiri dari rumah pengurus makam, tempat peristirahatan umum, halaman parkir, Perpustakaan dan Pertamanan. Terkesan sangat megah dan mewah.
Kebesaran nama "SOEKARNO" telah mengundang banyak turis yang datang baik domestik maupun manca negara.
Ada juga bangunan Candi yang merupakan satu-satunya kompleks percandian terluas di Jawa Timur yang hampir tidak pernah sepi dari pengunjung yaitu Candi Penataran. Menurut catatan, jumlah pengunjung Candi rata-rata sekitar 20.000 sampai 25.000 orang tiap bulannya. Terletak disebelah utara pusat Kota Blitar berjarak sekitar 10 Km.
Bagi pecinta pantai, bisa menyempatkan singgah di Pantai Tambakrejo yang berjarak sekitar 30 Km sebelah selatan pusat Kota.
Dengan deburan ombak laut selatan yang cukup deras dan semilir angin pantai, sangat cocok untuk refreshing keluarga ditemani dengan ikan asap yang banyak diperjual belikan dan siap di santap untuk sedikit menghilangkan kepenatan dan hiruk pikuk metropolitan.
Para pengunjung juga dapat beraktifitas di pantai ini, seperti : berenang, berjemur, memancing, naik perahu dll.Tapi harus tetap berhati-hati. Pantai Tambakrejo memiliki pantai pasir putih membentang hampir 10 Km. Hutan karet yang berada di sekitar pantai menambah keindahan alam pantai Tambakrejo.
Sebagai oleh-oleh keluarga yang di rumah, Blitar juga terkenal dengan Belimbing Karang Sari, Sambel Pecel, Wajik Klethik, Opak Gambir, Koyah dan masih banyak lagi.
SELAMAT DATANG DI PONPES ANAK-ANAK CABE RAWIT "NURSALAM" BLITAR.
TARGET PEMBINAAN PONPES ANAK-ANAK CABE RAWIT BLITAR
- Mempunyai kefahaman agama yang kuat.
Untuk kelas Bacaan, setelah pembinaan selama satu tahun diharapkan sudah menguasai bacaan Al Qur'an dengan tartil, untuk kelas makna juga sudah lancar dalam memberikan makna dan keterangan. Dan diharapkan kelas 3 SMP sudah mumpuni mengikuti Test Muballigh. - Ber Akhlakul Karimah.
Diharapkan nantinya para siswa mempunyai bekal dan wawasan hidup dimasyarakat dan mampu menempatkan diri di lingkungan hidup mereka. Bisa menghormat kepada orang tua dan orang yang lebih tua dan menjadi tauladan yang baik di lingkungannya. - Bisa Mandiri.
Selepas dari Pondok, diharapkan mereka mempunyai bekal dasar untuk menghadapi persaingan hidup, minimal mampu untuk mengurusi diri sendiri tanpa selalu menggantunglkan diri pada orang tua.
Minggu, 06 Maret 2011
PERINCIAN BIAYA BULANAN PONPES ANAK-ANAK CABE RAWIT "NURSALAM" BLITAR
NO | URAIAN | SD | SMP | KET |
1 | UANG MAKAN | 240.000,- | 245.000,- | |
2 | UKHRO TENAGA SABIL | 45.000,- | 45.000,- | |
3 | DANA KESEHATAN | 5.000,- | 5.000,- | |
4 | SARANA PRASARANA | 25.000,- | 25.000,- | |
5 | SABUN CUCI | 10.000,- | 15.000,- | |
6 | BANTUAN PENDIDIKAN | 20.000,- | 25.000,- | |
7 | OPERASIONAL | 30.00,- | 30.000,- | |
8 | UANG SAKU | 30.000,- | 45.000,- | |
9 | UKHRO TENAGA CUCI | 15.000,- | 15.000,- | |
JUMLAH | 425.000,- | 450.000,- | ||
Sabtu, 05 Maret 2011
APAKAH PONPES ANAK - ANAK CABE RAWIT ITU ?
Kami semua yang telah teken kontrak dengan Pondok, semata - mata mengharap Ridlo Allah SWT di niati Pejuangan dan Pembelaan sebagai amal Jariyah yang insya Allah akan kami ambil di Akherot kelak. Amiiiin
TENTANG PONDOK CABE RAWIT BLITAR. bagian 2
Adapun dukanya :
- Anak Pondok datang dari segala penjuru tanah air, dengan latar belakang dan karakter yang berbeda - beda, sehingga kadang - kadang kita stress pabila mereka ndak cepat nurut dengan kata kita.
- Kalau pas lagi ketemu ma "JAGOAN CENGENG" Wah.....bisa pusiiiiiiing. Sukanya berantem, tapi ujung - ujungnya...mewex, ngadu ke kita katanya dia di pake' kalah - kalahan ma temennya.
- Ndak kalah pusingnya kalo ketemu ma "RAJA OMPOL". ndak siang ndak malam tiap merem bisa di pastiin banjir ompol....
- Atau ketemu ma "Si PEMALAS", mandi males, ngaji males, sekolah males. Ndak ada rasa males kalo pas ngambil uang sangu, jajan ama pas waktunya makan.......so pasti dia paling duluan.
- Masih buanyak lagi yang laennya.
Sukanya antara lain:
- Selalu kumpul bareng anak - anak, hati selalu fresh, karena dunia anak - anak adalah dunia yang menyenangkan.
- Bisa mengenang masa lalu, ketika kita seumur mereka. Bahkan mengenal sesuatu yang baru di dunia anak - anak, yang mana,mungkin pada masa itu kita belum mengenalnya. Ataupun membandingkan dunia anak - anak masa kini dengan masa kita dulu.
- Bisa menjadikan kita lebih PINTER, SABAR dan TELATEN. Karena dalam mengelola Pondok khusus anak - anak, kita dituntut untuk menjadi Teman yang baik disaat mereka butuh teman, bisa menjadi Guru ketika mereka membutuhkan pengajaran, bisa menjadi Orang tua ketika mereka membutuhkan kasih sayang.
- Dan masih buanyak lagi...
Kamis, 03 Maret 2011
PERATURAN PONPES ANAK-ANAK CABE RAWIT "NURSALAM" BLITAR
Siswa diwajibkan mengikuti semua kegiatan pondok, baik berupa pengajian, nasehat, amal sholeh, sekolah, belajar, olah raga maupun kegiatan lainnya yang ditentukan dan dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab, tekun disiplin, tertib, giat dan bersemangat serta hati karena Allah.
Siswa-siswi dilarang bertengkar/berantem, blok-blokan, geng-gengan, memeras/menarget/ mengompas baik sesama siswa maupun pada orang lain dan dilarang berkuku panjang, serta bagi siswa laki-laki dilarang berambut panjang.KEGIATAN RUTIN HARIAN SISWA - SISWI PONDOK
PONPES ANAK-ANAK CABE RAWIT
“NURSALAM”
Jln. Cempedak 354 No: 29 Dandong Srengat Blitar
Telp. (0342) 551416
| 03.30 – 04.45 | Bangun tidur, Mandi, Do’a malam dan Sholat Shubuh |
| 04.45 – 05.30* | Mengaji di kelas masing-masing |
| 05.30 – 06.00* | Amal Sholih dan Persiapan Sekolah |
| 06.00 – 07.00* | Makan pagi, Persiapan dan Berangkat sekolah |
| 07.00 – 12.00* | Di sekolah |
| 12.00 – 13.00 | Mandi, Makan siang dan Sholat Dzuhur |
| 13.00 – 14.15 | Istirahat siang |
| 14.15 – 14.30 | Persiapan Belajar (Pelajaran Sekolah) |
| 14.30 – 15.30 | Belajar (Pelajaran Sekolah) di Kelas masing-masing |
| 15.30 – 15.45 | Amal Sholih |
| 15.45 – 16.15 | Sholat Ashar |
| 16.15 – 16.45 | Bermain |
| 16.45 – 17.30 | Makan dan mandi sore |
| 17.30 – 19.00 | Sholat Maghrib dan mengaji di kelas masing-masing |
| 19.30 – 20.30 | Sholat Isya’ dan mengaji di kelas masing-masing |
| 20.30 – 21.00 | Persiapan tidur malam |
| 21.00 – 03.00 | Tidur malam |
|
|
|
* Catatan :
- Minggu pagi : Olah Raga (ASAD) & Apel peralatan
- Minggu sore : Amal sholih total
- Sabtu sore : Senam Barokah
- Kamis sore : Olah Raga (Sepak Bola)
- Kamis malam : Bahasa Inggris (Usia SD)
- Jum’at malam : Bahasa Inggris (Usia SMP)
* Jadwal bisa berubah sewaktu-waktu sesuai situasi dan kondisi yang ada
Selasa, 01 Maret 2011
TENTANG PONDOK CABE RAWIT BLITAR bagian 1
SELAYANG PANDANG PONPES ANAK – ANAK CABE RAWIT.
Ponpes Anak – Anak Cabe Rawit “NURSALAM” berdiri menjelang liburan akhir tahun pelajaran 1997 – 1998. Gagasan pertama kali di sampaikan oleh Bapak H. Mambakuddin, putra sulung dari Bp. KH. NURSALAM ( salah satu Ulama’ Blitar yang namanya dikenang sebagai nama Pondok ) dan kebetulan beliau juga sebagai Kepala Sekolah di SDN Dandong 2, tempat dimana anak – anak pondok usia SD dititipkan pembinaan Pendidikan Formalnya. Pada waktu musyawarah pengurus desa Blitar Barat beliau mengusulkan pentingnya pembinaan Generasi Penerus sejak dini. Adapun yang melatar belakangi usulan beliau :
- Menyikapi nasehat bapak Pengurus tentang Pembinaan Generasi Penerus mulai usia Cabe Rawit.
- Mengingat keadaan Zaman yang semakin lama moral nya manusia semakin rusak, sehingga perlu adanya usaha untuk menyelamatkan generasi penerus.
- Karena tuntutan keadaan dan kesibukan, banyak orang tua yang mengeluh tidak sempat mendidik putra – putrinya.
Dengan latar belakang itulah usulan beliau mendapat respon positif dari segenap peserta musyawarah pengurus Desa dan ditindak lanjuti pada forum musyawarah Daerah Blitar, yang ternyata semua juga mendukung segera diadakannya usaha pembinaan Generasi Penerus, utamanya usia SD.
Akhirnya dengan bekal seadanya, dirintislah Pondok Pesantren Anak – Anak yang pada waktu itu masih merupakan satu – satunya tempat pembinaan / peramutan Generasi Penerus Usia SD di Wilayah Blitar. Hanya berbekal tekad yang kuat, kerjasama yang solid dari segenap pengurus dan tentunya harapan pertolongan dari Allah lah yang mendorong perintisan tempat pembinaan Generasi Penerus ini.
Pada awal berdirinya Pondok, sebagai uji coba pembinaan, siswa – siswi pondok sedikitnya ada 60 anak usia SD mulai kelas satu sampai kelas lima. Dan mereka berasal dari wilayah Blitar saja. Lambat tapi pasti, perjalanan pondok sebagai tempat alternatif untuk pembinaan anak mulai didengar oleh warga sekitar Blitar. Sehingga siswa – siswi pondok tidak hanya dari wilayah Blitar saja tetapi tidak sedikit yang datang dari luar daerah bahkan.ada yang datang dari luar Jawa..
Adapun fasilitas yang ada saat itu hanyalah bangunan masjid dua lantai, tiga kamar mandi/wc, satu ruang dapur dan satu ruang kantor. Siswanya tidur di masjid, sementara siswinya dititipkan dirumah warga sekitar komplek Pondok. Suatu pemandangan yang sangat memprihatinkan tatkala malam hari siswa pondok tidur dimasjid berjejer – jejer dan hanya beralaskan karpet. Mandi antre, makan antre, ambil jatah sangu juga antre. Semuanya serba sangat terbatas. Tapi itulah pendidikan dan gemblengan.
Dengan kesabaran, keuletan dan kerjasama yang baik dari segenap pengurus pondok, sedikit demi sedikit mulai ada pembangunan, pembenahan dan penataan sarana prasarana pondok. Kamar mandi/wc ada penambahan, kamar tidur siswa – siswi mulai dibangun walaupun masih sangat sederhana sekali.
Tunggu posting berikutnya yaa.....?! Masih ada lanjutannya lho...





